HOTLINE 24 JAM +62 21 86909999

Detail Sahabat Aetra

Cegah HeatStroke di Terik Jakarta

  • Posted by admin
  • 28 October 2019

Setujukah Sahabat, beberapa hari terakhir ini udara di Kota Jakarta terasa lebih panas dari biasanya? Bahkan suhu udara di ibukota sempat menembus lebih dari 36 derajat celcius pada siang hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi beberapa wilayah Indonesia di Selatan katulistiwa seperti Jawa dan Nusa Tenggara masih akan mengalami panas selama kurang lebih satu minggu kedepan karena gerak semu matahari yang menyebabkan radiasi matahari yang diterima oleh permukaan bumi di wilayah tersebut relatif menjadi lebih banyak.

Untuk Sahabat yang kegiatan sehari-harinya banyak dilakukan di luar ruangan, waspadai kurang cairan/dehidrasi dan bentuk komplikasi dari dehidrasi yang disebut heatstroke.

Heatstroke adalah perubahan suhu tubuh secara dramatis dalam waktu singkat akibat sengatan panas matahari di luar batas toleransi tubuh. Apabila tidak tertangani dengan cepat, heatstroke bisa fatal dan dapat merusak otak, jantung, ginjal, otot, dan bahkan mengancam nyawa. 

Apa tanda-tanda kita terserang heatstroke?

  1. Demam tinggi (40º C) atau lebih
  2. Berkeringat deras
  3. Sakit kepala, berkunang-kunang
  4. Respon melambat
  5. Lonjakan denyut nadi, pernapasan cepat
  6. Kebingungan
  7. Mual, muntah
  8. Pingsan

Segera lakukan upaya pendinginan tubuh apabila terserang heatstroke seperti masuk dalam ruangan ber AC, minum air dingin dan berendam di air dingin. Namun apabila sampai kehilangan kesadaran, segera bergegas ke Rumah Sakit untuk mendapatkan tindakan medis adalah tindakan paling tepat.

Bagaimana mencegah agar tubuh tidak terkena heatstroke saat beraktivitas di luar ruang?

  1. Gunakan pakaian yang tipis, longgar dan berwarna terang, sehingga membantu tubuh mengeluarkan panas
  2. Proteksi tubuh dengan menggunakan payung, topi, kaca mata hitam dan tabir surya
  3. Penuhi asupan cairan. Jangan tunggu sampai haus, minum cukup air putih dingin setiap jamnya, atau bisa juga minum air kelapa murni yang   efektif mengembalikan cairan tubuh
  4. Hindari terlalu banyak minum minuman mengandung kafein yang bersifat diuretik (meningkatkan laju pembuangan air dari tubuh, dalam bentuk urine), seperti teh, kopi, soft drink dan minuman berenergi. Kandungan gula yang cukup tinggi pada minuman-minuman tersebut juga menarik cairan dari jaringan tubuh, sehingga berpotensi menyebabkan tubuh kekurangan cairan.

 

 

 Sumber:

Wisnubrata. 22/10/2019. Cuaca Panas, Waspada Dehidrasi dan Heat Stroke.
https://lifestyle.kompas.com/read/2019/10/22/142702320/cuaca-panas-waspada-dehidrasi-dan-heat-stroke.

Ajeng Quamila. 27 Juni 2019. Ketahui Gejala Heat Stroke dan Cara Mengatasinya. https://hellosehat.com/pusat-kesehatan/stroke-2/cara-menolong-korban-heat-stroke-sengatan-panas/