HOTLINE 24 JAM +62 21 86909999

Detail Sahabat Aetra

Mengapa Infeksi Pernafasan dan Diare Meningkat di Musim Kemarau?

  • Posted by admin
  • 25 September 2019

Musim kemarau yang mulai terjadi sejak april dan diperkirakan akan berakhir pada bulan November 2019 mendatang, menyebabkan kualitas udara kita kurang baik sehingga bisa mengganggu kondisi kesehatan.

Di musim kemarau panjang ini, penyakit infeksi pernafasan (ISPA) dan diare menunjukan peningkatan, terutama di kalangan anak-anak. Kondisi lingkungan, seperti air bersih yang berkurang baik kualitas dan kuantitasnya serta daya tahan tubuh menjadi faktor-faktor yang menyebabkan tingginya penyakit diare dan infeksi pernafasan.

Orangtua dan anak-anak harus lebih sadar beberapa kebiasaan dan perilaku tanpa disadari seperti dibawah ini, dapat mempermudah datangnya penyakit di musim kemarau:

1. Tidak mencuci tangan karena merasa bersih

Dibandingkan musim hujan yang jelas terlihat kotor, di musim kemarau hal-hal kotor menjadi tak kasat mata karena terasa kering-kering saja. Kita optimis tangan masih bersih dan enggan mencuci tangan selesai beraktivitas, memegang fasilitas umum dan sebelum makan. Padahal kering belum tentu bebas dari penyakit.

 

2. Daya tahan tubuh menurun

Di siang hari, cuaca yang panas dan kering menyebabkan semakin banyaknya debu dan polusi beterbangan di udara. Sedangkan saat malam hari terkadang udara bisa menjadi sangat dingin. Perubahan suhu yang sedemikian rupa membuat daya tahan tubuh menjadi turun.
 

  1. Mengonsumsi air yang tercemar kuman

Dengan hujan yang jarang turun, kuman maupun zat – zat polutan tidak hanyut oleh zat pengencer, yaitu air, melainkan akan masuk ke dalam tanah dan mengotori air tanah. Sehingga potensi mengonsumsi air tercemar yang menyebabkan penyakit diare semakin tinggi.

 

3. Jajan Sembarangan

Di musim kemarau, debu dan lalat banyak beterbangan dan hinggap di makanan. Hindari makanan yang suhunya tidak panas lagi, dimasak lama, dan tidak memiliki penutup, juga tempat-tempat makan yang dekat pembuangan sampah.

 

4. Kurang menjaga kebersihan alat makan

Tidak hanya melalui makanan, kuman juga bisa masuk ke dalam tubuh melalui alat-alat makan yang tidak dibersihkan dengan baik dan tidak dikeringkan.