HOTLINE 24 JAM +62 21 86909999

Detail Berita

Melalui Call Center 112, Aetra Air Jakarta Bantu Salurkan Air Bersih Untuk Warga DKI yang Membutuhkan

  • Posted by Aetra
  • 17 October 2019

Warga DKI Jakarta yang mengalami kesulitan air bersih sebagai dampak dari musim kemarau panjang saat ini bisa melaporkan ke Call Center 112 milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Laporan kekurangan air bersih di musim kemarau yang disampaikan warga, dengan segera akan ditindaklanjut oleh tim Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Usaha yang dimilikinya yakni PDAM Jaya.

 

Selanjutnya, PDAM Jaya bekerjasama dengan dua operator layanan air bersih, dimana salah satunya adalah PT Aetra Air Jakarta akan menyalurkan air bersih yang dibutuhkan warga Jakarta secepatnya. Air bersih yang disalurkan diambil langsung dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) atau Water Treatment Plant (WTP) yang ada di Aetra. "Kita dibantu tangkinya juga (oleh Aetra Air Jakarta). Kemudian, karena saat ini WTP dikelola oleh mereka, maka air bersih akan kita ambil pada titik-titik di mana mereka saat ini mengelola itu. Kami juga mempunyai reservoir yang airnya disalurkan melalui tanki-tanki " ungkap Priyatno Bambang Hernowo, Direktur Utama PAM Jaya dalam satu kesempatan..

 

Priyatno Bambang Hernowo  menambahkan bahwa bantuan air bersih akan tiba di wilayah kekeringan dalam waktu dua jam sejak warga melaporkan kondisi kekeringan. "Laporan warga diterima dari Call Center 112, kemudian diteruskan kepada kami., yang langsung menyiapkan armadanya, mengambil airnya, kemudian kami distribusikan. Kurang lebih dua jam sejak permintaan warga air bersih sudah sampai di lokasi"  Disebutkan pula oleh Direktur Utama PAM Jaya bahwa  pasokan air PDAM Jaya di SPAM Jatiluhur masih aman, selain mereka juga memiliki pasokan air dari wilayah Tangerang.

 

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sebelumnya dalam satu kesempatan pernah menyampaikan terdapat 15 Kecamatan di DKI Jakarta yang berpotensi mengalami kekeringan pada musim kemarau panjang ini. Data 15 Kecamatan tersebut bersumber dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika). 

 

Dari 15 wilayah Kecamatan yang berpotensi mengalami kekeringan tersebut, beberapa diantaranya berada di wilayah layanan Aetra Air Jakarta, yakni: Kecamatan Kemayoran, Cilincing, Tanjung Priok, Koja, Kelapa Gading dan Penjaringan, Makassar, Pulogadung, dan Cipayung.

 

Untuk suplai air bersih Aetra Air Jakarta kepada pelanggannya sendiri selama musim kemarau ini tidak ada kendala. Data Aetra Jakarta pada semester I tahun 2019 menunjukkan bahwa 55,6% pelanggannya tetap mendapatkan pasokan air bersih dengan tekanan yang  stabil, bahkan cukup tinggi yakni diatas 0,75 bar.

Aetra Air Jakarta optimis bahwa suplai air bersih kepada Pelanggan tidak mengalami gangguan selama musim kemarau ini, terkecuali dalam kondisi harus dilakukannya  perbaikan teknis misalnya penanganan kebocoran pipa, dampak pekerjaan pihak eksternal, dan kondisi diluar rencana pekerjaan teknis Aetra Air Jakarta biasanya pelanggan akan mengalami gangguan berupa aliran mengecil atau mati dalam waktu tertentu, selama dilakukan penanganan dan pengamanan pekerjaan.