HOTLINE 24 JAM +62 21 86909999

Detail Sahabat Aetra

JAGA KESEHATAN DIRI DENGAN MENJAGA KEBERSIHAN TOILET

  • Posted by admin
  • 30 November 2018

Hari Toilet Sedunia atau (World Toilet Day, disingkat “WTD”) merupakan sebuah kampanye untuk memberikan motivasi dan menggerakan penduduk dunia mengenai pentingnya sanitasi. Program ini pertama kali dibentuk oleh World Toilet Organization pada tahun 2001 untuk memotivasi dan meningkatkan kesadaran mengenai isu pentingnya menjaga sanitasi pada penduduk dunia. Hari Toilet Sedunia diperingati untuk pertama kalinya pada tanggal 19 Oktober 2001, namun setelah itu diperingati setiap tahunnya pada tanggal 19 November.

 

Penting bagi kita untuk menjaga kebersihan toilet dan mensosialisasikan bahwa kebersihan toilet berpengaruh pada kesehatan pengguna toilet tersebut. Toilet yang tidak rajin dibersihkan akan membuat bakteri dan kuman nyaman untuk bersarang dan bertebaran. Kuman-kuman di toilet bisa menyebabkan terjangkitnya penyakit, utamanya penyakit yang menular lewat air. Contohnya Salmonella listeria dan Bacillus yang menyebabkan keracunan makanan. Ada juga virus lainnya yaitu, Rhinovirus (penyakit flu), Rotavirus (infeksi diare pada anak-anak), Respiratory syncytial virus (infeksi pernafasan). Selain bakteri di kamar mandi atau toilet juga terdapat jamur seperti, Candida. Candida adalah penyakit yang berhubungan dengan daerah kelamin dan Trichophyton juga Microsorum yang menyebabkan cacingan dan bau kaki. Serta banyak penyakit yang bisa ditimbulkan akibat toilet kotor, seperti diare, infeksi saluran pernafasan, tifus, dan infeksi saluran kencing.

 

Saat berada di toilet yang kotor, bakteri akan menempel di tangan dan tanpa sadar kemudian menyentuh wajah, rambut, hidung, mata, dan bagian tubuh lain sehingga bakteri masuk ke dalam tubuh mereka. Bakteri-bakteri tersebut bisa menyebabkan berbagai penyakit seperti diare, ISPA, dan cacingan.

Berikut cara agar menjaga toilet tetap bersih dari berbagai bakteri dan kuman penyebab penyakit :

1. Kloset yang Bersih

Toilet bersih dan tidak berbau menjadi salah satu syarat untuk toilet yang layak pakai. Idealnya toilet umum dibersihkan setelah tiga kali pakai, namun untuk toilet pribadi seperti di rumah atau apartment harus tetap rajin bersihkan sesering mungkin, maksimal seminggu sekali.

2. Usahakan Toilet Tetap Kering

Toilet yang kering akan mencegah kuman untuk berkembang biak. Lantai yang basah akan membuat lantainya lebih licin dan dapat membahayakan pengguna toilet. Data dari penelitian juga menyebutkan jumlah bakteri lebih banyak ditemukan pada area yang basah, seperti kamar mandi/toilet. Fakta lain yang paling berbahaya adalah bakteri memiliki kemampuan berkembang biak dengan mudah dan cepat.

3. Ventilasi dan Pencahayaan yang Cukup

Ventilasi dan pencahayaan yang cukup akan membuat toilet tidak lembab karena toilet yang lembab akan menjadi sarang kuman. Kuman akan terus berkembang biak di tempat yang lembab. Hal tersebut tentu saja sangat berbahaya bagi kesehatan.

4. Cuci Tangan

Setelah menggunakan toilet sebaiknya kita mencuci tangan dengan sabun khusus untuk mencuci tangan dengan anti-bacteria karena tangan merupakan media pengantar kuman yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit bila tidak dijaga kebersihannya.

5. Air Bersih

Hal wajib ada di toilet adalah air bersih. Air di toilet tidak hanya digunakan untuk menyiram kotoran namun juga digunakan untuk membasuh bagian tubuh yang kotor, maka dari itu air yang bersih menjadi hal yang harus ada di toilet.

 

Ketika berpergian mungkin kita tidak selalu menemui toilet umum yang bersih dan terawat, maka dari itu alternatif yang dapat digunakan adalah selalu membawa toilet sanitizer, hand sanitizer, dan tisu basah. Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan setelah menggunakan toilet dan segera keringkan bagian yang basah. Pastikan juga air dalam toilet rumah Anda selalu bersih seperti produksi Aetra Air Jakarta. Kesehatan diri dapat dimulai dari menjaga kebersihan toilet. Selamat Hari Toilet Sedunia, Sahabat Aetra!