HOTLINE 24 JAM +62 21 86909999

Detail Sahabat Aetra

Pahami Air Virtual, Bijak Gunakan Air

  • Posted by admin
  • 9 March 2017

Apa itu air virtual?

Pernahkah sahabat menyadari bahwa jika kita minum secangkir kopi sesungguhnya kita juga meminum air sebanyak 140 liter air? Hal ini disebabkan karena kita pun turut andil dalam penggunaan 140 liter air yang diperlukan untuk menumbuhkan tanaman itu hingga panen. Atau contoh lain jika kita membeli 1 kg daging sapi, secara tidak langsung kita juga telah menggunakan sebanyak 16.000 liter air yang diperlukan oleh peternakan sapi hingga menghasilkan daging tersebut.

 

Nah inilah yang disebut dengan Air Virtual, yaitu jumlah air yang digunakan dalam proses produksi suatu komoditi hasil produksi pertanian ataupun industri. Konsep ini dikenalkan oleh Professor John Anthony Allan dari King’s College London and the School of Oriental and African Studies dan mulai membuka pemikiran masyarakat dunia bahwa terdapat jejak air pada semua bahan pangan yang kita konsumsi dan barang yang kita gunakan.

 

 

Mengapa kita perlu tahu tentang air virtual?

Mempelajari konsep air virtual ini diharapkan menjadi awal perubahan pola pikir dan perilaku Sahabat dalam menggunakan air. Fakta betapa banyaknya jumlah air yang dibutuhkan dalam membuat suatu barang membantu kita bisa lebih bijak dalam pola konsumsi dan memilah-milah antara kebutuhan atau sekadar keinginan. Salah satu contoh misalnya hanya dengan mengubah pola makan lebih banyak sayur (vegetarian) ternyata bisa lebih menghemat konsumsi air dibandingkan produk daging dan turunannya. Atau, hanya sesekali saja membeli celana jeans yang ternyata sangat boros air untuk membuatnya dibandingkan celana yang berbahan polyester.

 

Saat ini tingkat konsumsi air virtual cukup tinggi dari seluruh warga dunia. Di Asia, rata-rata menggunakan 1.400 liter air virtual per harinya. Sementara di Eropa dan Amerika Utara, penduduknya mengonsumsi sekitar 4.000 liter air virtual per hari. Padahal jumlah cadangan air di bumi semakin berkurang, sebagian besar orang menganggap air adalah sumber daya alam yang tidak terbatas, padahal hanya sekitar 0,1% air di bumi yang dapat dikonsumsi manusia. Bahkan di tahun 2025, diprediksi sekitar 2,7 milyar orang atau sekitar sepertiga populasi dunia akan menghadapi kekurangan air dalam tingkat yang parah.

 

Nah, perilaku kita dalam menggunakan air pada hari ini akan berdampak pada kelangsungan hidup generasi mendatang lho, Sahabat.

 Every drops count. Yuk mulai bijak dalam menggunakan air