HOTLINE 24 JAM +62 21 86909999

Detail Sahabat Aetra

Hal yang perlu kamu tahu tentang Sumur Resapan

  • Posted by admin
  • 12 July 2017

Sahabat Aetra, pasti sebagian besar sudah sering mendengar istilah Sumur Resapan. Namun apakah Sahabat Aetra sudah paham tentang Sumur Resapan itu apa dan untuk apa? Kali ini, Aetra akan membahas lebih lengkap lagi tentang Sumur Resapan dan hal yang perlu kita tahu.

 

Apakah Sumur Resapan?

Sumur Resapan adalah rekayasa konservasi air berupa bangunan yang dibuat sedemikian rupa hingga menyerupai sumur galian dengan kedalaman tertentu. Sumur resapan ini kebalikan dari sumur air minum. Berbeda dengan sumur air minum yang berfungsi untuk menaikkan air tanah ke permukaan, sumur resapan merupakan lubang untuk memasukkan air ke dalam tanah

 

Apa Fungsi dari Sumur Resapan?

Sumur resapan berfungsi sebagai tempat menampung air hujan dan meresapkannya ke dalam tanah.

 

Mengapa perlu membuat Sumur Resapan?

Manfaat utama dari sumur resapan adalah untuk mempertahankan aliran permukaan sehingga dapat mencegah banjir sekaligus mempertahankan dan meningkatkan tinggi permukaan air tanah. Selain itu, Sumur Resapan juga dapat mengurangi erosi dan menahan intrusi air laut untuk daerah yang berdekatan dengan kawasan pantai.

Yang tidak kalah penting lagi khususnya di kota besar seperti Jakarta, manfaat Sumur Resapan adalah mencegah penurunan tanah dan mengurangi konsentrasi pencemaran air tanah.

 

Sejak kapan Sumur Resapan ini digunakan untuk mengkonservasi air?

Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Jawa Tengah di tahun 2011 menemukan Sumur Resapan di komplek Masjid Besar Kudus tepatnya di bawah tempat shalat putri. Tiga buah sumur resapan ini diduga digunakan pada saat Kesultanan Kudus. Dalam hal ini, dimasa tersebut, Sunan Kudus sudah memiliki kepedulian terhadap konservasi air.

 

Apa syarat – syarat yang harus di ketahui ketika membuat Sumur Resapan?

Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) No. 03-2453-2002, dapat diketahui bahwa persyaratan umum yang harus dipenuhi sebuah sumur resapan untuk lahan pekarangan rumah adalah sebagai berikut.

  1. Sumur resapan harus berada pada lahan yang datar, tidak pada tanah berlereng, curam atau labil.
  2. Sumur resapan harus dijauhkan dari tempat penimbunan sampah, jauh dari septic tank (minimum 5 m diukur dari tepi), dan berjarak minimum 1 m dari fondasi bangunan.
  3. Penggalian sumur resapan bisa sampai tanah berpasir atau maksimal 2 m di bawah permukaan air tanah. Kedalaman muka air (water table) tanah minimum 1,5 m pada musim hujan.
  4. Struktur tanah harus mempunyai permeabilitas tanah (kemampuan tanah menyerap air) lebih besar atau sama dengan 2,0 cm/jam (artinya, genagan air setinggi 2 cm akan teresap habis dalam 1 jam), dengan tiga klasifikasi, yaitu sebagai berikut.
    • Permeabilitas sedang, yaitu 2,0-3,6 cm/jam.
    • Permeabilitas tanah agak cepat (pasir halus), yaitu 3,6-36 cm/jam.
    • Permeabilitas tanah cepat (pasir kasar), yaitu lebih besar dari 36 cm/jam.

 

sumber : http://tehniksumurresapan.blogspot.co.id/2013/02/standard-sumur-resapan.html