HOTLINE 24 JAM +62 21 86909999

Detail Sahabat Aetra

Hemat Air Dimulai dari Rumah

  • Posted by admin
  • 25 August 2017

Sahabat, tahukah pada 2025 sebanyak 321 juta jiwa penduduk Indonesia diprediksi akan sulit mendapatkan air bersih? (Forum Air Dunia II/World Water Forum di Den Haag, Maret, 2000). Kebutuhan air tidak hanya untuk menjaga kesehatan diri, namun beberapa kegiatan sehari-hari seperti mencuci, memasak, membersihkan diri juga membutuhkan air dalam penggunaannya. Tidak bisa dibayangkan bukan, apabila persediaan air menipis sedangkan hampir seluruh kegiatan kita sehari-hari membutuhkan air.

 

Jumlah air yang terbatas dan semakin banyaknya manusia menyebabkan terjadinya krisis air bersih. Selain jumlahnya, kualitas air tawar yang ada pun semakin rusak. Perebutan penggunaan air bersih untuk berbagai penggunaan menyebabkan hilangnya akses yang layak terhadap air bersih bagi sebagian orang. Perilaku boros air bersih menyebabkan semakin banyak lagi orang yang kehilangan akses terhadap air bersih.

 

Apa yang bisa kita lakukan agar masih dapat menggunakan air di kemudian hari? Ada banyak cara, salah satunya, mulailah menghemat penggunaan air dalam keseharian kita.

Yuk, kita simak kegiatan sehari-hari apa saja yang berpotensi dalam pemborosan air.

 

1. Menyiram Tanaman

Agar tidak banyak air yang terbuang, penggunaan air harus diperhatikan saat melakukan penyiraman. Cara untuk menghemat air adalah dengan menggunakan ember khusus tanaman atau dengan menggunakan spray sehingga menghasilkan tetesan air. Ini jauh lebih efisien dibandingkan jika menggunakan selang. Selain itu pilih waktu pada sore atau malam hari untuk menyiram tanaman, serta gunakan air buangan AC atau tadahan atap saat hujan tiba.

 

2. Mandi

Solusi terbaik untuk hemat air saat mandi adalah dengan menggunakan shower. Cara kerja alat ini yang mengeluarkan air seperti hujan membuat dengan mudah dapat membasahi seluruh badan mulai dari atas ke bawah dan dari depan ke belakang.

Apabila sahabat menggunakan bak untuk menampung air, pastikan untuk mematikan keran sebelum melebihi tepian bak. Jangan lupa juga untuk matikan keran air, saat menyabuni badan, keramas rambut dan menggosok gigi.

 

3. Mencuci Pakaian

Menggunakan mesin cuci tidak selalu berarti tagihan listrik dan air di akhir bulan menjadi membengkak lho, Sahabat. Dengan menggunakan mesin cuci yang tepat dan mengubah kebiasaan mencuci menjadi lebih efisien, Sahabat dapat menghemat air dan juga listrik. Mesin cuci seperti apa sih yang tepat dan hemat? Pilihlah mesin cuci yang sesuai kapasitas cucian, karena semakin besar kapasitasnya, semakin besar pula daya yang digunakan.

Selain itu, beberapa penelitian menyebutkan bahwa konsumsi air pada mesin cuci bukaan depan 60% lebih sedikit daripada konsumsi air pada mesin cuci bukaan atas. Mengapa demikian? Ini dikarenakan mesin cuci bukaan atas memerlukan banyak air untuk merendam cucian sepenuhnya. Sebaliknya, mesin cuci bukaan depan hanya menggunakan sedikit air.

Saat proses pengeringan pun mesin cuci bukaan depan biasanya dilengkapi fitur spin dry dengan kecepatan mencapai 1000 rpm (rotasi per menit) sehingga cucian relatif lebih cepat kering. Kecepatan spin dry mesin cuci bukaan atas biasanya hanya sekitar 650 rpm.

 

4. Membiarkan Pipa, kran maupun kloset bocor

Meskipun kadang nampak sepele, satu tetes air pada keran yang bocor dapat membuang sekitar 24,000 liter air/tahun lho, Sahabat. Yuk segera perbaiki kebocoran ya!

 

Nah, mudah-mudahan langkah-langkah di atas bisa menjadi inspirasi menghemat air dalam kegiatan sehari-hari ya, Sahabat. Mulailah dari hal-hal yang kecil, karena hal kecil dapat memberikan pengaruh besar bagi generasi penerus di masa mendatang.