HOTLINE 24 JAM +62 21 86909999

Detail Sahabat Aetra

Apa Itu Air Tanah?

  • Posted by admin
  • 12 April 2016

Apakah Anda tahu apa itu air tanah? Definisi para ahli mengatakan air tanah adalah bagian air yang berada pada lapisan di bawah permukaan tanah. Kedalaman air tanah tidak sama di semua tempat. Hal itu tergantung pada tebal tipisnya lapisan permukaan di atasnya dan kedudukan lapisan air tanah tersebut.


Perlu Anda ketahui bahwa Air Tanah berasal dari air hujan, laut, atau magma. Air tanah yang berasal dari air hujan (air meteorit) disebut air vados atau air tua. Air ini mengandung air berat (H3) atau tritium. Tritium ialah suatu unsur yang terbentuk pada atmosfer dan terdapat di dalam tanah karena turunbersama-sama dengan air hujan.


Air tanah yang berasal dari laut dan terdapat juga di daerah pantai kemungkinan air tanah ini asin atau payau. Air tanah yang berasal dari magma disebut air juvenil. Air juvenil belum mengalami siklus hidrologi. Air Juvenil merupakan air baru yang ditambahkan pada zone kejenuhan dari kulit bumi yang dalam. Air yang berasal dari magma tersebut belum tentu berbentuk air, tetapi dapat berbentuk hidrogen (H) dan oksigen (O2).

Berikut beberapa Jenis-jenis air tanahyang dapat Anda ketahui:


1.  Air Tanah Freatik

Air Tanah Freatik adalah air tanah dangkal, contohnya air sumur yang terletak di antara air permukaan dan lapisan kedap air (impermeable).

 

2. Air Tanah Dalam (Artesis)

Artesis adalah air tanah dalam, terletak di antara lapisan akuifer dengan lapisan batuan kedap air (akuifer terkekang).


3. Air Tanah meteorit (Vados)

Meteorit (Vados) merupakan air tanah yang berasal dari proses presipitasi (hujan) dari awan yang mengalami kondensasi bercampur debu meteorit.


4. Air Tanah Baru (Juvenil)

Air tanah baru yang merupakan air tanah yang terbentuk dari dalam bumi karena intrusi magma. air tanah juvenil ditemukan dalam bentuk air panas (geyser).


5. Air Fosil (Konat)

Air Fosil (Konat) adalah air tanah yang terjebak pada pori-pori batuan pada saat batuan tersebut terbentuk. Air tanah dapat berasal dari air tawar atau air laut dan bermineral tinggi.


Permasalahan yang sering terjadi pada air tanah, khususnya untuk pemakaian rumah tangga dan industri, di wilayah urban dan dataran rendah adalah memiliki kecenderungan untuk mengandung kadar besi atau asam organik tinggi. Hal ini bisa diakibatkan dari kondisi geologis Indonesia yang secara alami memiliki deposit Fe tinggi terutama di daerah lereng gunung atau diakibatkan pula oleh aktivitas manusia. Sedangkan air dengan kandungan asam organik tinggi bisa disebabkan oleh adanya lahan gambut atau daerah bakau yang kaya akan kandungan senyawa organik. Ciri-ciri air yang mengandung kadar besi tinggi atau kandungan senyawa organik tinggi bisa dilihat sebagai berikut :


1. Air mengandung zat besi

Air dengan kandungan zat besi tinggi akan menyebabkan air berwarna kuning. Pertama keluar dari kran, air nampak jernih namun setelah beberapa saat air akan berubah warna menjadi kuning. Hal ini disebabkan karena air yang berasal dari sumber air sebelum keluar dari kran berada dalam bentuk ion Fe2+, setelah keluar dari kran Fe2+ akan teroksidasi menjadi Fe3+ yang berwarna kuning.


2. Air kuning permanen

Air kuning permanen biasanya terdapat di daerah bakau dan tanah gambut yang kaya akan kandungan senyawa organik. Berbeda dengan kuning akibat kadar besi tinggi, air kuning permanen ini sudah berwarna kuning saat pertama keluar dari kran sampai beberapa saat kemudian didiamkan akan tetap berwarna kuning.

 

Itulah beberapa mengenai air tanah yang perlu Anda ketahui, Sahabat Aetra