HOTLINE 24 JAM +62 21 86909999

Detail Sahabat Aetra

6 R (Reduce, Reuse, Recycle, Repair, Refuse, Rethink)

  • Posted by admin
  • 13 April 2017

Saat ini Indonesia telah mencapai situasi darurat sampah. Banyak gunung dan taman nasional yang tercemar oleh sampah yang dibuang sembarangan. Bahkan,  Indonesia menjadi penghasil sampah plastik laut terbesar kedua di dunia setelah Cina. Semua hal tersebut adalah akibat kebiasaan yang sangat buruk dalam membuang sampah. Lalu, bagaimanakah cara Sahabat untuk bisa mengurangi kontribusi sampahmu? Berikut tips-tips-nya:

 

Reduce (kurangi pemakaian).

Terutama untuk yang suka berbelanja di toko atau supermarket, bawalah tas belanja (dari kardus atau plastik) yang bisa dipakai berulang kali. Kalaupun tidak tersedia dan barang belanjaan masih bisa dibawa dengan tangan, maka bawalah dengan tangan jangan minta kantong plastik.

Jangan membeli barang dalam sachet kecil jika benar-benar tidak mendesak. Karena kemasan kecil memperoduksi sampah lebih banyak.

Sebaiknya membuat undangan dalam bentuk email atau SMS untuk mengurangi produksi sampah kertas. Jika mengharuskan menggunakan kertas pastikan bolak-balik penggunaannya.

Membeli atau mengkonsumsi yang benar-benar kita butuhkan bukan yang kita inginkan. Jika ada alternatif untuk mengurangi produksi sampah maka lakukanlah.

 

Reuse (pemakaian kembali)

Membawa botol minum sendiri yang bisa diisi ulang, daripada membeli air kemasan yang sekali pakai.

Biasakan juga membeli makanan dengan membawa wadah sendiri daripada dibungkus dengan styrofoam atau kertas dan dibawa dengan plastik, bayangkan berapa sampah yang sudah dihasilkan.

 

Recycle (mendaur ulang)

Barang-barang seperti ember rusak menjadi tempat sampah/pot tanaman, botol air kemasan menjadi tempat detergen, kaos bekas menjadi keset/pel/lap, dan lain sebagainya. Sahabat bisa dengan mudah mendapatkan jurus-jurus barang bekas untuk mempunyai fungsi lain seperti di atas di youtube. J

Pisahkan sampah sesuai jenis organik atau anorganik. Sampah organik seperti sisa makanan, sayuran, buah-buahan, dll bisa Sahabat ubah dengan cara-cara tertentu menjadi pupuk kompos.

Selain itu juga pertimbangkan untuk membeli barang yang sekiranya mudah untuk diurai.

 

Repair (memperbaiki barang yang rusak)

Memperbaiki barang-barang yang rusak agar bisa kita gunakan kembali seperti sepatu jebol yang kita perbaiki karena dengan begitu kita tidak perlu membeli sepatu baru dan membuang sepatu lama menjadi sampah.

 

Refuse (menolak membeli/mengkonsumsi)

Menolak dan menghindari pemakaian bahan yang menggunakan plastik dan lebih memilih bahan yang lebih alami. Karena seperti kita ketahui bahwa bahan plastik yang terbuang tidak terurai seperti pada bahan alami.

 

Rethink (memikirkan kembali)

Memiliki arti yang paling penting. Berpikirlah lebih dari sekali sebelum kita membeli/mengkonsumsi suatu barang. Perlukah barang itu dibeli? Apakah kita benar-benar butuh barang tersebut? Kalau tidak sudah pasti barang tersebut akan menjadi sampah atau menjadi seonggok simpanan yang mendulang debu di rumah.

Demikian Sahabat, tips-tips agar kita semua bisa mengurangi jumlah sampah. Tips-tips ini perlu kita lakukan agar bumi ini menjadi tempat yang nyaman dana man untuk kita dan anak-cucu kita di masa depan. J

 

Disusun dari berbagai sumber.

http://www.nu.or.id/post/read/65949/mengelola-sampah-dengan-3r

http://www.bbc.com/indonesia/indonesia-40318924

http://nationalgeographic.co.id/berita/2016/01/indonesia-darurat-sampah

http://www.hipwee.com/list/5-fakta-tentang-indonesia-darurat-sampah-yuk-dukung-indonesia-bebas-sampah-2020/

http://diaryfanichairani.blogspot.co.id/2011/11/6r-reduce-reuse-recycle-repair-refuse.html