HOTLINE 24 JAM +62 21 86909999

Detail Sahabat Aetra

Tips mencegah Demam Berdarah yang meningkat di Musim Hujan

  • Posted by admin
  • 31 January 2018

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang seringkali meningkat di awal-awal tahun, seperti pada bulan Januari-Februari. Musim penghujan yang lembab dan banyak genangan air menyebabkan berbagai bakteri dan virus penyakit cepat menyebar dan perkembang biakan nyamuk juga meningkat.

Penyakit DBD disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan dari gigitan nyamuk Aedes Aegepty. Setelah terjadinya penularan, akan muncul gejala demam tinggi hingga 40°C, ruam pada kulit, nyeri pada otot dan persendian, sakit kepala, serta mudah terjadi pendarahan seperti mimisan atau gusi berdarah. Walaupun penyakit DBD sebenarnya tidak memerlukan obat khusus, dalam beberapa kasus penyakit DBD yang tidak segera ditanggulangi dapat menyebabkan kematian.

 

PENCEGAHAN DBD

 

Agar dapat mencegah penyakit DBD, kenali lebih dahulu karakteristik umum nyamuk Aedes Aegepty ya, Sahabat. Nyamuk Aedes Aegepty memiliki ciri belang hitam putih pada seluruh tubuh. Tempat hinggap yang disenangi di tempat yang lembab dan agak gelap, seperti di gantungan baju yang menumpuk dan tempat penampungan air.

Ikuti tips berikut ini untuk mencegah pencegahan penyakit DBD langkah – langkah yang dapat dilakukan antara lain:

1. Menguras tempat penampungan air

Nyamuk Aedes Aegepty menyenangi tempat yang lembab dan berair. Dengan menguras tempat penampungan air secara rutin minimal 1 minggu sekali maka dapat meminimalkan potensi jentik nyamuk berkembang biak di pengampungan air tersebut.

2. Menutup rapat tempat penampungan air

Menutup rapat tempat penampungan air bertujuan agar akses nyamuk Aedes Aegepty tertutup, sehingga nyamuk Aedes Aegepty tidak dapat berkembang biak dan meninggalkan jentiknya dalam kondisi yang ideal.

3. Mengubur sampah

Sampah bekas kaleng ataupun sampah organik yang ada di lingkungan sekitar rumah ketika terjadi hujan berpotensi untuk menimbulkan genangan air untuk berkembang biak nyamuk. Oleh karena itu, sampah – sampah tersebut harus segera dikubur supaya tidak ada genangan air di sekitar rumah.

4. Menjaga kondisi tubuh

Penyakit DBD dapat menyerang siapa saja baik tua maupun muda, lelaki ataupun wanita, ketika kondisi kesehatannya sedang menurun. Konsumsi rutin vitamin terutama vitamin C dari buah – buahan seperti jambu dan jeruk seperti jambu,jeruk, kiwi, stroberi dan tomat dapat membantu menjaga tubuh dari serangan penyakit. Pola hidup bersih dan sehat diperlukan untuk mencegah penyakit DBD.

5. Pemberantasan sarang nyamuk

Melalui koordinasi dengan aparat dan instansi terkait, maka dapat dilakukan penyemprotan atau fogging pada area – area yang merupakan sarang nyamuk Aedes Aegepty. Selain dengan melakukan fogging, obat abate juga dapat digunakan untuk mencegah tumbuh kembang jentik nyamuk yang ada di tempat – tempat penampungan air atau bak mandi.

Demikian sahabat Aetra hal – hal yang bisa dilakukan di musim hujan ini untuk menghindari penyakit DBD. Kesehatan mahal harganya, dan mencegah lebih baik daripada mengobati.