HOTLINE 24 JAM +62 21 86909999

Detail Sahabat Aetra

HINDARI DAN KURANGI POLUSI UDARA

  • Posted by admin
  • 25 July 2019

Sahabat, polusi udara di Jakarta kian memburuk. Puncaknya pada awal Juli lalu, situs pengamat kualitas udara airvisual.com, Jakarta menempati peringkat pertama sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia. Posisi kualitas udara yang buruk tersebut berada di atas Kota Krasnoyarsk, Rusia, Kota Santiago di Chile, Dubai di Uni Emirat Arab, danSao Paulo di Brasil.

 

Berdasarkan pantauan tersebut, kualitas udara di Jakarta mencapai level 202 US Air Index Quality (AQI). Kualitas tersebut mengindikasikan udara di Jakarta sangat tidak sehat.

Kualitas udara di Jakarta yang sangat tidak sehat tentu memberikan efek samping bagi tubuh terutama kesehatan paru-paru, karena partikel-pertikel polusi udara dan debu juga bisa membuat tingkat kekambuhan asma meningkat. Selain itu, zat berbahaya seperti karbon hitam dan nitrogen oksida yang terdapat pada asap kendaraan, dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung.

 

Lalu, bagaimana cara untuk menghindari paparan polusi udara?

 

1. Gunakan AQI guna mengecek kualitas udara di luar rumah

Jika Anda ingin berpergian keluar rumah, cek AQI (air quality index) yang dikeluarkan oleh lembaga resmi atau pemerintahan. Jika polusi udara sedang dalam tingkatan yang tinggi dan Anda harus ke luar, batasi aktivitas sampai pagi hari atau tunggu sampai matahari terbenam.

 

2. Bersihkan lantai dari debu dan kotoran tempat Anda tinggal secara berkala

Cara untuk meminimalisir penyebaran polusi udara ini adalah dengan membersihkan rumah dengan menggunakan vakum. Vakum atau pembersih jenis ini dapat mengurangi debu dan kotoran yang terbuat dari bahan kimia brominated (PBDEs), serta alergen seperti serbuk sari, bulu hewan peliharaan, dan tungau debu.

 

3. Ketika keluar rumah, pakai masker

Selalu pakai masker untuk menghalangi debu polusi udara terhirup yang bisa masuk ke saluran pernapasan. Kenakan perlindungan terbaik terhadap polusi karena masker yang terbuat dari beberapa lapis terbukti lebih baik untuk menyaring udara yang dihirup. Misalnya masker jenis n95. Tindakan sederhana seperti pakai masker bisa melindungi Anda dari bahaya polusi udara yang mengintai setiap hari.

 

Polusi udara di Jakarta tidak bisa berkurang kalau pemerintah dan warga acuh tak acuh terhadap permasalahan ini. Beberapa cara di bawah ini bisa Sahabat lakukan untuk membantu mengurangi polusi udara di lingkungan tempat tinggal Anda.

 

1. Bijak dalam memilih kendaraan

Asap yang dihasilkan kendaraan merupakan penyumbang terbesar atas terjadinya polusi udara. Mulai saat ini, Sahabat bisa beralih dari kendaraan pribadi menggunakan transportasi umum untuk meminimalisir asap kendaraan yang bisa mencemari udara.Tak hanya itu, Anda juga bisa memilih moda transportasi ramah lingkungan seperti sepeda, atau berjalan kaki jika tempat tujuan yang akan kamu datangi letaknya dekat.

 

2. Buat lingkungan di rumah lebih hijau

Berkebun di rumah juga bisa membuat lingkungan di hunian menjadi lebih sehat dan segar. Jika terkendala lahan, kamu bisa membuat taman vertikal yang ditempatkan secara indoor ataupun outdoor atau membuat taman dengan sistem hidroponik yang tidak memerlukan media tanah.

 

3. Hentikan penggunaan rokok

Asap rokok mengandung lebih dari 4.000 bahan kimia yang dapat menyebabkan polusi udara. Jika mengurangi konsumsi rokok masih sulit dilakukan, kamu bisa melakukan beberapa upaya untuk mengurangi polusi udara seperti tidak merokok di sembarang tempat dan mencari area khusus merokok, serta menghindari konsumsi rokok berdekatan dengan anak karena terdapat risiko tinggi terkena penyakit pernafasan.

 

Yuk Sahabat Aetra, mulai sekarang batasi dan hentikan penggunaan benda atau konsumsi produksi yang dapat menambah polusi udara di Jakarta. Jangan sampai kita menyesal di kemudian hari karena tidak dapat menghirup udara yang bersih dan segar. :)