HOTLINE 24 JAM +62 21 86909999

Detail Berita

Rayakan Hari Air Dunia 2018, Aetra Berbagi Kebahagiaan Dengan Warga Penghuni Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara

  • Posted by Aetra
  • 22 April 2018

Aetra berkomitmen untuk Memberikan Nilai Tambah Bagi Pemangku Kepentingan, termasuk masyarakat umum dan pelanggan

 

Jakarta, 22 Maret 2018, Hari Air Dunia (World Water Day - WWD) ditetapkan oleh United Nations (PBB) diperingati tanggal 22 Maret setiap tahunnya. Tujuan dasar dari Peringatan Hari Air Dunia adalah menyebarluaskan informasi dan meningkatkan kesadaran serta kepedulian masyarakat dunia terhadap pentingnya air bagi kehidupan. Tahun 2018, PBB melalui UN Water menetapkan tema HAD 2018 yaitu ”Nature For Water” atau Manfaatkan Alam Untuk Kelestarian Air, tema ini memberikan penjelasan tentang pentingnya air sebagai anugerah Tuhan yang perlu dijaga dan dilindungi dan apa yang sudah dilakukan oleh kita semua sebagai makhluk Tuhan dalam mengelola air dan mempergunakan dan memanfaatkan air sebaik mungkin, demikian penjelasan Mohamad Selim, Presiden Direktur PT Aetra Air Jakarta (”Aetra”) dalam Puncak Acara Peringatan Hari Air Dunia Tahun 2018 yang diadakan di Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Hubungan erat tema HAD 2018 dengan operasional Aetra adalah survey dunia menyatakan bahwa 80 persen air mengalir begitu saja ke sungai, laut dan ketempat lain tanpa melalui proses produksi, padahal kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa ketersediaan air baku sebagai bahan baku air bersih masih sangat terbatas. Selain itu tema ini juga memberikan pemahaman pentingnya air bersih yang berkualitas, akan sangat bermanfaat bagi semua masyarakat. Dari pemanfaatan air permukaan yang sudah diolah menjadi air bersih yang berkualitas, maka kapasitas produksi pada 2 (dua) Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang dimiliki Aetra sebesar 10.500 liter per detik dengan jumlah pelanggan lebih dari 446,731 sambungan (data Februari 2018) yang tersebar di sebagian wilayah timur Jakarta meliputi sebagian Jakarta Utara, sebagian Jakarta Pusat dan seluruh Jakarta Timur.

Perayaan internal Aetra pada Peringatan Hari Air Dunia Tahun 2018 difokuskan di Rusun Marunda, Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Komitmen ini didasarkan bahwa Aetra ingin BERBAGI KEBAHAGIAAN tidak hanya dengan pelanggan namun juga dengan masyarakat yang berada di area pelayanannya. Bentuk kepedulian ini tertuang dalam aktifitas Tanggung Jawab Sosial Perusahan yang terangkai dalam kegiatan:

1. Penanaman pohon produktif (Mangga, Sawo, Sukun, Rambutan) sebanyak 100 pohon yang akan ditanam di area Rusun Marunda sebagai bagian dari Program Penghijauan Aetra.

2. Pemeriksaan Kesehatan bagi 110 warga penghuni Rusun Marunda, program ini turut juga membantu program pemerintah dalam bidang kesehatan, walaupun warga tersebut sudah mempunyai kartu jaminan kesehatan. Pelaksanaan program pemeriksaan kesehatan ini didukung oleh Klinik Primer Medika Indomitra.

3. Program Donor Darah bagi 100 orang (Manejemen Aetra dan Penghuni Rusun), program ini didukung oleh UTP PMI Jakarta Utara.

 

Bentuk Nyata Aetra Dalam Program Pengalihan Penggunaan Air Tanah ke Penggunaan Air Perpipaan sebagai Komitmen Penyelamatan Alam dan Lingkungan

Implementasi dari Tema HAD Tahun 2018, salah satunya adalah mengupayakan penggunaan Air Perpipaan secara maksimal. Saat ini permasalahan yang terjadi adalah fenomena pengambilan air tanah secara berlebihan, maka diperlukan perubahan perilaku masyarakat, bahwa air bukanlah merupakan sumber daya alam yang tidak terbatas. Oleh karenanya, sumber daya air perlu dikelola secara baik dan bertanggung jawab. Hal penting yang harus dilakukan adalah merevitalisasi sistem penyediaan air baku untuk air minum, melalui: pengendalian penggunaan air tanah oleh penggunaan domestik (rumah tangga) maupun pelanggan industri. Semua ini dapat terlaksana melalui peningkatan kerjasama pemerintah dan swasta serta melalui Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibilities) dan penggunaan teknologi penyediaan air bersih yang tepat guna.

Selain itu, pengambilan air tanah secara berlebihan di wilayah DKI Jakarta akan mengakibatkan dampak antara lain penurunan muka tanah (land subsidence) dan penurunan kualitas air. Pelanggaran terhadap pemanfaatan Air Bawah Tanah yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dapat dikenakan sanksi Administrasi, Perdata & Pidana”, demikian petikan dari Surat Edaran Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 37/SE/2011. Peran aktif Aetra bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta perlu terus ditingkatkan dengan memberikan Surat Himbauan kepada pelanggan industri dan pemerintahan yang belum mengalihkan penggunaan air tanah ke air perpipaan, terutama untuk pelanggan yang sudah terlayani dalam jaringan pipa Aetra.

 

Pencapaian Kinerja Aetra dalam Memberikan Kepuasan Pelanggan.

Untuk mengetahui Tingkat Kepuasan Pelanggan, maka Aetra secara rutin setiap tahun melakukan survey kepuasan pelanggan yang dilakukan oleh lembaga survey independen. Selain sebagai target Perusahaan, survey ini juga bertujuan untuk melihat bagaimana dampak dari upaya-upaya layanan yang dilakukan dan pergerakan ekspektasi pelanggan yang belum terpenuhi yang menjadi dasar perbaikan layanan kedepan.

Poin perolehan hasil survey kepuasan pelanggan diatas angka 80 poin sudah termasuk dalam kategori memuaskan, perolehan ini telah dicapai Aetra semenjak tahun 2015 dengan tren perolehannya pada tahun 2015 (80,64 poin), tahun 2016 (82,11poin) dan tahun 2017 (83,92 poin). Pencapaian tren Angka Kepuasan Pelanggan yang terus meningkat, diupayakan dengan inovasi dan perbaikan di semua aspek baik disisi peningkatan jaringan maupun peningkatan pelayanan pelanggan. Dari sisi peningkatan jaringan, Aetra berhasil meningkatkan ketersediaan suplai air kepada pelanggan dengan merubah system suplai dari based on demand menjadi based on pressure sehingga dengan perubahan ini pelanggan akan terpuaskan dengan pemenuhan air karena tekanan air yang diterima pelanggan cukup tinggi. Sedangkan dari sisi kepelanggan, Aetra berkomitmen menerapkan Standard Operation Procedure (SOP) dan Service Level Agreement (SLA), sehingga keluhan pelanggan tertangani dengan cepat.